Kamera. Fitur dokumentasi gambar.
lazimnya dimiliki oleh sebuah hape multimedia.
kamera ini juga bisa difungsikan untuk merekam vidio, yaitu merekam gambar bergerak.
Auto Focus. Salah satu fitur yang biasa dibenamkan di kamera digital untuk menguncui objek. Lewat fitur ini, kualitas foto bisa baik kualitasnya. Obyek tetap tajam, karna kamera otomatis akan menemukan titik fokus gambar yang ingin dijepret.
Fixed focus. Titik focus kamera dengan jarak ideal memotret yang sudah ditetaplan oleh pabrikan pembuat kamera. Fitur ini tidak bisa diatur atau disetel sesuai keinginan pengguna.
Piksel. Dimensi gambar terkecil dalam bentuk digital. Piksel ini berupa titik-titik yang menyatu sehingga menampilkan sebuah gambar. Semakin banyak piksel yang dimiliki sebuah kamera, semakin banyak pula titik yang dimiliki. Maka, gambar terlihat lebih rapat dan tajam.
Resolusi. Panjang maksimum piksel dikali lebarnya. Jika piksel dianalogikan dengan titik, maka sebuah area persegi panjang dengan lebar X dan panjang Y, bisa terisi jumlah yang berbeda. Misalnya, bidang area persegi panjang bisa terisi 300 ribu titik atau sejuta titik. Makin besar ukuran resolusinya, makin bagus kualitas fotonya.
ISO. ISO adalah singkatan dari International Standart Organization. Dulu kita mengenal sebagai ASA (American Standart Association). Kata ISO sendiri tidak mengandung kata khusus, kecuali ISO speed. ISO speed adalah angka yang digunakan untuk mempresentasikan standart ISO tersebut, guna menentukan sensitivitas film dan jumlah cahaya yang diperlukan kamera untuk menangkap foto. Semakin gelap kondisi pencahayaan obyek, semakin tinggin pula ISO speed yang dibutuhkan.
Flash. Pencahayaan yang terdapat dalam kamera hape maupun kamera digital,yaitu lampu kilat. Adanya flash ini cukup membantu pemotretan di dalam ruangan atau di lokasi bercahaya redup. Ada dua macam flash yang umum di hape, yaitu Xenon Flash dan LED Flash.
Xenon Flash. Merupakan perangkat seperti lampu blitz, yang membantu pencahayaan dikamera hape. Keuntungan Xenon Flash adalah lebih terang dibandingkan Led flash, namun boros energi.
LED Flash. Pencahayaan dengan menggunakan suatu lampu dioda biasa, bukan seperti lampu blitz seperti Xenon Flash. Kelebihan Led Flash adalah lebih hemat daya, namun cahayanya kurang terang untuk pemotretan pada malam hari dibandingkan dengan Xenon Flash.
Geotagging. Fitur di hape yang berguna untuk mengetahui lokasi foto yang telah dihasilkan Dengan fitur ini, dapat diketahui informasi berupa data GPS (longitude, latitude dan altitude). Dengan Geo Tag ini, maka kita bisa mengetahui letak pengambilan foto tersebut, termasuk data dan waktu saat foto diambil.
Makro. Salah satu fitur yang bisa digunakan untuk memotret pada jarak dekat dengan fokus yang tetap terjaga baik. Fitur makro ini biasanya juga ada di kamera dengan autofocus.
Face Detection. Fitur ini berfungsi untuk mendeteksi subjek manusia yang akan dipotret. Kamera secara otomatis akan melakukan pencarian wajah sebagai titik fokus gambar yang akan diabadikan.
Smile Detection. Untuk fitur yang satu ini, anda diwajibkan untuk senyum.Kalau tidak, kamera tidak akan merekam gambar. Ya, fitur ini bisa mendeteksi senyuman anda. Jika anda menginginkan hasil yang sumeringah, silakan senyum, maka secara otomatis foto anda akan diabadikan.
Sepia. Salah satu variasi colour tone yang menonjolkan warna efek warna kecoklatan, sehingga menimbulkan kesan foto jadul.
Black & White. Dengan dominasi warna hitam dan putih. Komposisi dua warna ini akan mewakili semua elemen warna lain. Selain warna putih, biasanya kamera mengidentifiasi warna lain dengan kondisi gelap dan mengarah ke warna hitam.
White Blance. Fitur di kamera yang bisa mengenali temperatur sumber cahaya yang ada. Fungsinya, agar warna terlihat alami, putih terlihat putih, merah terlihat merah dan hijau terlihat hijau. Dengan kata lain, 0agar kamera bisa merekam warna obyek secara akurat dalam kondisi apapun.
Exposure. Tingkat kecerahan pada foto. Inibisa diatur lewat menu Exposure Compensation (Ev), yang bisa diatur ke arah negatif hingga positif. Fitur ini sedemiian pentingnya, hingga bisa ditemui mulai disebuah kamera hape kelas bawah, hingga disebuah kamera DSLR profesional. bisa jadi masih banyak orang yang belum memaksimalkan fitur inidalam kesehariannya memotret. Padahal dengan fitur Ev ini dengan tepat, bisa didapat hasil foto yang baik.
Contrast. Tingkat perbedaan saturasi warna antara objek yang hendak di foto dalam satu frame.
Sharpness. Tingkat ketajaman sebuah foto. Jika di kamera hape, biasanya menggunakan indikator hard, normal, dan soft hape.
Grid. Garis pembantu di kotak bidikan kamera, untuk menentukan kkomposisi ideal sebuah foto.
Red eye reduction. Fitur peredam efek mata merah yang kerap kali timbul saat memotret benda hidup seperti manusia dan hewan.
Close up. Fitur untuk memotret objek jarak dekat untuk mendapatkan hasil masimal, misal serangga atau bunga yang sedang mekar.
Sport. Menu yang satu ini dipakai untuk mendokumentasikan gambar yang sedang bergerak. Tujuannya agar fokusobjek bisa dikunci dan gambar bisa terekam dengan jelas (freeze).
Frame per second (Fps). Jumlah bingkai gambar atau frame yang ditampilkan setiap detik untuk membuat gambar bergerak (video), diwujudkan dalam satuan fps (frame per second). Makin tinggi angka fps-nya, semakin mulus bergeraknya gambar.
Self Timer. Alat pengatur shutter kamera, yang bisa otomatis menjepret dengan rentan waktu tertentu. Biasanya digunakan agar si pemotret juga bisa turut serta terekam dalam frame yang akan dibidik.
Sumber : Sisipan Sinyal